CoralWatch in the Media


BaleBengong - June 2015 Oleh: Anton Muhajir
CoralWatch, Aplikasi Pemantau Terumbu Karang

news online

view online - view full article (PDF)


Universitas Kristen IndonesiaTomohon - March 2015 
Seminar International Bahas Tentang Terumbu Karang di Ukit

news

view online - full article PDF 


 Koran Tempo - June 2012
Menjaga Terumbu Karang Tetap Sehat

koran tempo article

View PDF


CoralWatch volunteer

JAKARTA, May 2011

Inspirasi Para Pemuda Peduli Laut

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengharapkan, peluncurkan buku Terumbu Karang dan Perubahan Iklim serta Karbon Biru bisa menginspirasi anak anak muda untuk peduli laut. ‟‟Buku ini juga bisa masuk ke kampus-kampus, menjadi isnpirasi bagi para mahasiswa untuk menciptakan buku yang berhubungan dengan perubahan iklim, karena sangat minim penulis-penulis di negeri kita ini,‟‟ ungkap Fadel usai peluncuran dua buku bersama Menteri Lingkungan Hidup Gusti M. Hatta, Asisten Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim Agus Purnomo, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia HE Mr Greg Moriarty di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Jumat (20/5).

Buku Terumbu Karang dan Perubahan Iklim bukan hanya sebuah buku informasi tentang terumbu karang dan
perubahan iklim. Isinya merupakan pesan kepada masyarakat untuk melindungi sumber daya alam untuk masa
depan. Terumbu karang telah digunakan sebagai contoh ekosistem yang sedang mengalami ancaman. ‟‟Kami
berharap buku ini bisa membantu masyarakat Indonesia, bagimana pentingnya kita bisa sama-sama merawat laut dan mengantisipasi peribahan iklim,‟‟ Justin Mashall, salah seorang penulis buku tersebut. Buku yang diterjemahkan dari judul aslinya “Coral Reefs and Climate Change” memberikan contoh kontribusi masyarakat serta solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim baik dalam skala kecil maupun besar.

Sedangkan buku Karbon Biru yang judul aslinya “Blue Carbon”, menjelaskan betapa pentingnya dimensi laut dalam menangkap karbon. Buku itu menjabarkan bagaimana karbon ditangkap oleh pantai-pantai dan lautan di dunia. Sebagian besar karbon tersebut disimpan di ekosistem mangrove, padang lamun, dan rawarawa berair asin, yang dikenal sebagai vegetasi pantai. Karbon biru memainkan peranan penting dalam mengurangi CO2 dari atmosfer oleh molekul karbon yang mengikat bagi proses metabolisme. Molekul karbon akan disimpan dalam sedimen dengan jangka waktu yang sangat lama. (nel)
 

book launch minister Fadel reading the book Justin Marshall Diana Kleine

(kiri) Ambassador Greg Moriarty, Menteri  Lingkungan Hidup, Menteri Fadel Muhammad, Rektor Paul Greenfield
(tengah) Menteri Fadel Muhammad sedang membaca buku
(kanan) Dua penulis buku, Justin Marshall dan Diana Kleine

Liputan media – peluncuran buku Mei 2011 (juga dalam Bahasa Inggris)